Hay guys apa kabar nie, kali ini saya akan ngeposting tentang KECAP
versi Gung Leo. ^_^
Latar Belakang Kecap
Cara pengolahan kecap diduga
berasal dari daratan Cina, ditemukan lebih dari 3000 tahun yang lalu.
Selanjutnya masuk ke Jepang dan negara lain di Asia, termasuk Indonesia. Saat
ini industri kecap terbesar terdapat di Jepang, yaitu Kikkoman, dengan jenis
kecap yang dihasilkan adalah shoyu dan tamari.
Penerimaan masyarakat
tertinggi terhadap kecap terjadi di Amerika Serikat. Hal ini dibuktikan oleh
produksi kecap di AS yang mencapai 17,85 juta liter per tahun. Diperkirakan
total konsumsi tahunan kecap di AS sekitar 43,35 juta liter per tahun.
Karena rasanya yang khas dan
sangat disukai, kecap cepat dikenal di berbagai negara, terutama di negara
belahan Timur dengan berbagai nama dan modifikasi dari segi penampakan, cita
rasa, dan komposisinya. Kecap (soy sauce) dikenal di berbagai negara
dengan nama yang berbeda. Misalnya shoyu di (Jepang), chiang-yu
(Cina), kanjang (Korea), toyo (Filipina), dan see-ieu
(Thailand).
PEMBAHASAN
Kecap adalah cairan hasil fermentasi bahan nabati atau
hewani berprotein tinggi di dalam larutan garam. Kecap berwarna coklat tua,
berbau khas, rasa asin dan dapat mempersedap rasa masakan. Bahan baku kecap
adalah kedelai atau ikan rucah. Yang paling banyak diolah menjadi kecap adalah
kedelai. Mula-mula kedelai difermentasi oleh kapang (aspergillus sp danRhizopus
sp) menjadi semacam tempe kedelai, kemudian “tempe” ini dikeringkan dan
direndam di dalam larutan garam. Garam merupakan senyawa yang selektif terhadap
pertumbuhan mikroba. Hanya mikroba tahan garam saja yang tumbuh pada rendaman
kedelai tersebut. Mikroba yang tumbuh pada rendaman kedelai pada umumnya dari
jenis khamir dan bakteri tahan garam, seperti Zygosaccharomyces (khamir) dan
Lactobacillus (bakteri). Mikroba ini merombak protein menjadi asam-asam amino
dan komponen rasa dan aroma, serta menghasilkan asam. Fermentasi tersebut
terjadi jika kadar garam cukup tinggi, yaitu antara 15 sampai 20%.
Asam amino yang terdapat pada kedelai adalah leusin
dan lisin. Keduanya merupakan asam amino yang sangat diperlukan oleh enzim
pemecah kedelai untuk menghasilkan kecap dengan cita rasa yang enak, lezat, dan
khas.
Berikut akan saya akan jelaskan bagaimana cara membuat
kecap:
1. BAHAN:
· 1 kg kedelai putih atau hitam
· 3 gr ragi tempe
· 3 lembar daun salam
· 2 batang serai
· 3 Daun jeruk 1 lembar
· 4 cm lengkuas
· 1 sdt pokak
· 6 kg gula merah
· 1 ½ liter air untuk melarutkan gula merah
· 800 gr garam untuk 4 liter air
2. CARA
MEMBUAT:
- Cuci kedelai dan rendam dalam 3
liter air selama satu malam. Kemudian rebus sampai kulit kedelai menjadi lunak.
Tiriskan, dinginkan di tampah.
- Beri ragi tempe pada kedelai yang
didinginkan. Aduk hingga rata dan simpan pada suhu ruang (25-30° Celcius)
selama 3-5 hari.
- Setelah kedelai ditumbuhi jamur yang
berwarna putih merata, tambahkan larutan garam. Tempatkan dalam suatu wadah dan
biarkan selama 3-4 minggu pada suhu ruang. Batas maksimum proses penggaraman
adalah dua bulan.
- Segera tuangkan air bersih, masak
hingga mendidih lalu saring.
- Masukkan kembali hasil saringan,
tambahkan gula merah dan bumbu-bumbu. Bumbu ini (kecuali daun salam, daun jeruk
dan serai) digiling halus dulu dan campur hingga rata. Banyaknya pemakaian gula
merah tergantung untuk kecap asin atau kecap manis (lihat: catatan).
- Setelah semua bumbu dicampurkan ke
dalam hasil saringan, masak sambil terus diaduk-aduk. Perebusan dihentikan
apabila sudah mendidih dan tidak berbentuk buih lagi.
- Setelah adonan tersebut masak,
dinginkan dan saring dengan kain saring.
- Kecap siap untuk dikemas.
3. CATATAN:
- Penambahan gula merah untuk kecap
manis setiap 1 liter hasil saringan membutuhkan 2 kg gula merah.
- Pemberian ragi harus sesuai
jumlahnya dengan banyaknya kedelai, agar tidak menimbulkan kegagalan jamur yang
tumbuh.
- Setelah direbus dan ditiriskan,
kedelai harus didinginkan dengan sempurna. Bila tidak ragi yang ditebarkan di
atasnya akan mati.
- Bahan baku untuk pembuatan kecap,
selain dari kacang kedelai dapat juga dari biji kecipir, dengan proses
pembuatan yang sama.
Berikut akan saya jelaskan tentang macam-macam kecap :
1. Kecap Ikan Kecap ikan atau fish sauce dibuat dari fermentasi ikan dengan garam. Sebutan bagi kecap ikan di negara-negara ASEAN juga berbeda : petis
dari udang (Indonesia), nam pla dari ikan kecil Clupeidae (Thailand), patis dari udang (Filipina), shottsuru dari ikan sarden, hering, atau sisa limbah pengolahan ikan (Jepang), dan nuoc mam (Vietnam). Keunikan kecap ikan adalah rasanya yang asin dan berbau ikan.
Pengolahannya, dengan cara menggarami ikan yang telah dihaluskan, lalu disimpan dalam wadah tertutup rapat selama beberapa bulan. Cairan yang dihasilkan disaring, lalu dikemas dalam botol steril dan dipasteurisasi. Di Vietnam kecap ikan (nuoc mam) dibuat dari ikan kecil-kecil yang telah dihaluskan, digarami, lalu disimpan dalam wadah dari tanah, lalu ditanam dalam tanah selama beberapa bulan. Semua masakan dapat ditambahkan nuoc mam, untuk menambah kelezatan rasa masakan.
2. Kecap Asin
Ada dua macam: kecap asin berwarna gelap dan kecap asin berwarna terang. Keduanya digunakan untuk memberi rasa khas bagi hampir segalam makanan China. Kecap asin gelap lebih kental dan rasanya lebih kuat, sedangkan yang berwarna terang lebih encer dan kurang kuat dalam memberi rasa.
Ada dua macam: kecap asin berwarna gelap dan kecap asin berwarna terang. Keduanya digunakan untuk memberi rasa khas bagi hampir segalam makanan China. Kecap asin gelap lebih kental dan rasanya lebih kuat, sedangkan yang berwarna terang lebih encer dan kurang kuat dalam memberi rasa.
3. Kecap Inggris
Kecap inggris (worcestershire sauce atau worcester sauce) adalah saus berbentuk cairan encer berwarna gelap dengan rasa sedikit asin dan aroma yang harum. Kecap inggris dibuat dari cuka, molase, gula jagung, air, cabai, kecap asin, lada hitam, asam jawa, anchovy, bawang bombay, bawang merah, cengkeh dan bawang putih.
Kecap inggris merupakan penyedap utama untuk masakan daging sapi dan berbagai macam makanan yang dimasak maupun tidak dimasak.
Kecap inggris (worcestershire sauce atau worcester sauce) adalah saus berbentuk cairan encer berwarna gelap dengan rasa sedikit asin dan aroma yang harum. Kecap inggris dibuat dari cuka, molase, gula jagung, air, cabai, kecap asin, lada hitam, asam jawa, anchovy, bawang bombay, bawang merah, cengkeh dan bawang putih.
Kecap inggris merupakan penyedap utama untuk masakan daging sapi dan berbagai macam makanan yang dimasak maupun tidak dimasak.
4. Kecap Jamur
Kecap jamur lebih encer daripada kecap manis. Dibuat
dari jamur cincang, garam, kembang pala, bumbu ngohyong, jahe, bawang
putih,kayumanis, dan brown malt vinegar.Jamur dilumuri garam, lalu diamkan selama 24 jam. Jamur dicuci bersih lalu dikeringkan, kemudian direbus dengan semua bahan lainnya. Lalu dikemas dalam botol yang sudah disterilkan. Kecap jamur digunakan pada pembuatan ayam bakar, saus jamur, juga aneka tumisan, dan sup. Kecap jenis ini memiliki aroma jamur yang khas sehingga dapat membuat hidangan jadi lebih kaya aroma
No comments:
Post a Comment